Ilmuwan Dapatkan Alat Batasi Pertumbuhan Nyamuk DBD Untuk Selamatkan Dunia Dari Nyamuk University of California sudah berhasil mengaplikasikan CRISPR-Cas9, alat yang ampuh untuk mengubah sekuens DNA dan memodifikasi fungsi gen, untuk mengurangi ukuran tubuh nyamuk. Hari ini tercatat telah ada 23 warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal sebab terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat jumlah tersebut terhitung mulai 1 Januari 2019 sampai Senin (28/1/2019). DBD ialah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Munculnya nyamuk yang meyebarkan virus DBD itu amat tergantung dengan lingkungan. Di beberapa wilayah Indonesia, termasuk NTT sedang mengalami musim hujan, kemungkinan besar nyamuk akan berkembang biak dengan cepat. Sebenarnya untuk mencegah penyebaran virus dan munculnya nyamuk ini para ilmuwan telah menemukan beberapa langkah. Untuk dapat bereproduksi dan menjadi pembawa penyakit yang efektif, nya...
Masih belum percaya dengan kendaraan beroda empat tanpa awak-mobil otonom Banyak pihak percaya, sesudah teknologi listrik, masa depan otomotif global merupakan sistem otonom yang bikin kendaraan 100 persen tak membutuhkan pengemudi. Walau seperti itu, seiring kemajuan pengembangan otonom, kian banyak keadaan sulit yang timbul, salah satunya soal kepercayaan masyarakat. Asosiasi otomotif di Inggris, Automobile Association , mengungkap, kebiasaan masyarakat pada kendaraan beroda empat konvensional masing sangat kuat. Hal itu menandakan masih terdapat penolakan pada seseorang untuk berkendara tanpa ada yang mengatur setir. Automobile Association melakukan survei pada 21 ribu pengemudi di Inggris berkaitan hal itu, cuma 23 persen yang mengatakan percaya membiarkan kendaraan berprofesi sendirian untuk mendampinginya ke daerah tujuan. Sedangkan sisanya (sekitar 75 persen) mengaku tidak mau melepas tangan dari setir, tidak peduli berapa banyak kompensasi dari asuransi ...